NAKER.NEWS - Sepanjang tahun 2024, jumlah pengaduan yang disampaikan oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) terus mengalir ke lembaga-lembaga terkait, menunjukkan masih banyaknya persoalan yang dihadapi oleh tenaga kerja Indonesia di luar negeri.
Berdasarkan data yang dihimpun, total pengaduan mencapai 1.500 kasus selama Januari hingga Desember 2024 (hingga estimasi akhir Desember).
Baca Juga: Jumlah PMI Laki-Laki Capai Dua Kali Lipat Perempuan di 2024, Sektor Informal Masih Mendominasi
Dari seluruh bulan dalam tahun tersebut, Mei 2024 menjadi bulan dengan pengaduan tertinggi, yakni mencapai 226 kasus.
Angka ini melonjak drastis dibandingkan bulan sebelumnya, April, yang mencatat 137 pengaduan.
Sementara itu, bulan dengan pengaduan paling sedikit terjadi pada Februari 2024, yakni hanya 81 kasus.
Namun, tren pengaduan secara umum menunjukkan fluktuasi yang cukup signifikan dari bulan ke bulan, menandakan bahwa persoalan yang dihadapi para PMI bersifat kompleks dan terus berubah mengikuti dinamika lapangan.
Baca Juga: Potret Demografi Pekerja Migran Indonesia 2024, Didominasi Lulusan SMA dan Status Menikah
Berikut rincian jumlah pengaduan PMI per bulan sepanjang 2024:
- Januari: 114 pengaduan
- Februari: 81 pengaduan
- Maret: 115 pengaduan
- April: 137 pengaduan
- Mei: 226 pengaduan
- Juni: 90 pengaduan
- Juli: 116 pengaduan
- Agustus: 143 pengaduan
- September: 134 pengaduan
- Oktober: 106 pengaduan
- November: 96 pengaduan
- Desember: 142 pengaduan (estimasi)