NAKER.NEWS - Badan Pusat Statistik (BPS) kembali merilis data ketenagakerjaan terbaru per Agustus 2024.
Salah satu temuan utamanya adalah kelompok anak muda usia 15–24 tahun masih menjadi penyumbang terbesar angka pengangguran di Indonesia.
Berdasarkan laporan berjudul "Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kegiatan Selama Seminggu Terakhir di Indonesia", tercatat bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada kelompok usia 15 hingga 19 tahun mencapai 22,34 persen, sementara kelompok usia 20 hingga 24 tahun memiliki TPT sebesar 15,34 persen.
Angka ini menunjukkan bahwa hampir 4 dari 10 anak muda di rentang usia tersebut belum mendapatkan pekerjaan meskipun tergolong aktif dalam mencari kerja.
Sementara itu, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) justru meningkat di kelompok usia 25 tahun ke atas.
Baca Juga: Penyebab Meningkatnya Partisipasi Kerja di Kota dan Desa, Pengangguran Turun Drastis
Misalnya, usia 45 hingga 49 tahun punya TPAK tertinggi sebesar 83,14%, disusul usia 40 hingga 44 tahun sebesar 82,26 persen.
BPS menjelaskan, tingginya angka pengangguran di kalangan anak muda biasanya karena mereka sedang dalam masa transisi dari sekolah ke dunia kerja.
Banyak juga yang belum punya pengalaman atau keahlian yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Dari total 202,4 juta penduduk Indonesia yang berusia 15 tahun ke atas, sekitar 136,6 juta orang tergolong sebagai angkatan kerja.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 133,3 juta orang telah bekerja, sementara sekitar 3,3 juta orang masih berstatus pengangguran.
Sisanya, sekitar 65,8 juta orang tidak termasuk dalam angkatan kerja karena merupakan pelajar, ibu rumah tangga, atau lansia yang sudah tidak aktif bekerja.