Minggu, 19 April 2026

Pertamina Buka Suara: Minyak Rusia Bisa Diolah Jadi BBM Dalam Negeri

Photo Author
- Jumat, 17 April 2026 | 10:00 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (foto: istimewa)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (foto: istimewa)

Naker.news - Pertamina memastikan minyak mentah dari Rusia dapat diolah menjadi BBM di dalam negeri. Pernyataan ini memperkuat langkah Indonesia yang tengah menjajaki impor energi dari Rusia untuk menjaga pasokan nasional. Kesiapan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah melalui Bahlil Lahadalia dalam mencari sumber minyak mentah alternatif di tengah dinamika pasar global.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun. Ia menegaskan bahwa kilang Pertamina memiliki kemampuan untuk mengolah berbagai jenis minyak mentah, termasuk dari Rusia, menjadi produk energi siap pakai.

Pertamina Pastikan Kilang Mampu Olah Minyak Rusia

Roberth menjelaskan bahwa fasilitas refinery unit milik Pertamina dirancang untuk mengolah beragam karakter minyak mentah. Dengan teknologi yang dimiliki, minyak dari Rusia dapat diproses menjadi BBM dan produk turunan lainnya.

"Untuk crude dari Rusia, Refinery Unit atau kilang yang dimiliki Pertamina mampu dan dapat mengolahnya untuk menjadi produk olahan dari crude tersebut," ujar Roberth.

Pernyataan ini menunjukkan kesiapan industri pengolahan energi nasional dalam menghadapi potensi perubahan sumber pasokan minyak mentah.

Baca juga: Jangan Tunggu Besar Gaji: Tips Cerdas Atur Uang Sekarang Juga

Pemerintah Jajaki Kerja Sama Energi dengan Rusia

Pemerintah melalui Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, telah melakukan pertemuan dengan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev. Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama di sektor energi, termasuk pembelian minyak mentah dan LPG.

Langkah ini diambil untuk memperkuat cadangan energi nasional serta memastikan pasokan tetap aman. Selain itu, kerja sama juga mencakup pengembangan kilang dan pemanfaatan teknologi energi.

"Kita mendapatkan hasil yang cukup baik di mana kita bisa mendapatkan cadangan crude kita untuk kita nambah. Di samping itu juga kita akan bisa mendapatkan LPG," ujar Bahlil.

Baca juga: Kabar Baik! UMKM Kecil Bebas Pajak, Pendapatan < Rp 60 Juta Tak Dipungut PPh

Respons terhadap Gejolak Pasar Energi Global

Upaya Indonesia menjalin kerja sama dengan Rusia tidak lepas dari kondisi pasar energi global yang masih bergejolak. Ketidakpastian pasokan dan fluktuasi harga mendorong pemerintah mencari alternatif sumber energi yang lebih stabil.

Rusia sebagai salah satu produsen energi terbesar dunia dinilai mampu menjadi mitra strategis dalam memenuhi kebutuhan energi Indonesia yang terus meningkat.

Di sisi lain, kemampuan kilang Pertamina dalam mengolah berbagai jenis minyak mentah menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi dalam negeri.

Baca juga: Wawancara Kerja Klise: Kenapa Pertanyaan Kenapa Melamar di Perusahaan Ini? Masih Dibuat HR?

Halaman:

Editor: Wisnu Kuncoro Ardianto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X