Naker.news - Jadi driver ojol bukan cuma soal antar jemput penumpang. Ada peluang lain yang bikin penghasilan makin tebal—salah satunya lewat iklan berjalan ojol.
Banyak driver, seperti Romy Desmond (50), yang menjadikan program ini sebagai sumber penghasilan tambahan yang lumayan.
Sejak 2022, Romy nggak pernah absen ikut program ini. Dengan menempelkan iklan di mobilnya, ia bisa dapet cuan mulai dari Rp 350 ribu sampai Rp 1,3 juta per bulan. Syaratnya? Harus tempuh minimal 3.000 kilometer dalam sebulan. “Kalau udah biasa, sehari bisa keliling Jakarta sampai ke Jawa Barat,” katanya.
Menempuh 5.800 Km demi Dompet Tebal
Nggak tanggung-tanggung, Romy bisa menempuh jarak hingga 5.800 km tiap bulan—setara lima kali PP Jakarta–Bali. Meski capek, menurutnya usaha itu sepadan. “Kadang dua minggu udah tembus 3.000 km,” ucapnya sambil tertawa.
Baca juga: Ojol Bakal Jadi UMKM? Ini Manfaat Gede yang Bisa Didapat Driver Online! - Naker.news
Penghasilan dari iklan berjalan ojol memang bukan yang utama, tapi cukup buat nutup kebutuhan operasional. “Lumayan buat servis, ganti ban, sampai bayar setoran,” ujar pria asal Padang itu. Tapi kalau target kilometer nggak tercapai? Ya, nggak dapet cuan iklan sama sekali. Bahkan kelebihan kilometer juga nggak dihitung lebih. “Kalau lebih, nggak ditambah,” katanya.
GoScreen dan Promosi Iklan Digital di Jalanan
Selain Grab, Gojek juga punya versi iklan berjalan lewat layanan GoScreen yang dikembangkan Promogo sejak 2020. GoScreen pakai layar LED 22 inci yang dipasang di jok belakang motor. Layarnya tahan air, terkoneksi internet, dan bisa menampilkan iklan real-time.
Menurut Direktur Promogo, Kiranjeet Purba, program ini membantu pengemudi menambah penghasilan sampai 20 persen. Nggak cuma itu, UMKM juga bisa dapet exposure dengan biaya terjangkau. “GoScreen ini win-win solution,” katanya.
Iklan Jalanan: Menarik, Tapi Perlu Strategi
Program iklan kendaraan online memang menguntungkan, tapi tetap ada tantangan. Driver harus pandai atur rute dan waktu agar target kilometer tercapai tanpa bikin badan tumbang. Apalagi mobil atau motor juga harus dalam kondisi prima karena kerja ekstra keras di jalanan.
Ketua SPAI, Lily Pujiati, mengingatkan agar driver nggak hanya mengejar cuan iklan, tapi juga tetap jaga kesehatan dan keselamatan. “Kalau nggak tercapai target, ya nggak dibayar. Jadi harus bijak,” katanya. Tapi kalau disiasati dengan baik, iklan berjalan bisa jadi tambahan cuan yang lumayan buat para ojol pejuang jalanan.(*)
Artikel Terkait
Ribuan Driver Ojol Siap Demo di Cirebon, Tuntut Potongan Aplikasi Maksimal 10 Persen
Ojol Kupang Ngamuk! Kantor Grab Disegel, Protes Potongan Orderan yang Dinilai Mencekik
Sweeping Ojol di Cirebon, Penumpang RS Menangis Diturunkan di Jalan
Ojol Cirebon Ngamuk! Potongan Komisi Grab 20% Bikin Mereka Teriak Minta Keadilan
Ojol Resmi Jadi UMKM? Cek Keuntungannya, Subsidi BBM, KUR, dan Insentif Pajak Menanti!
Grab Hemat Bikin Ojol Tekor? Pendapatan Turun, Driver Terjepit!
BRI Tawarkan Pinjaman Ringan untuk Ojol, Cicilan Murah, Modal KTP!
Penumpang Acungkan Jari Tengah ke Driver Ojol! Netizen Geram, Ojol Tetap Tegas
Ojol Bakal Jadi UMKM? Ini Manfaat Gede yang Bisa Didapat Driver Online!
Driver Ojol Teriak Boncos! Skema Grab Hemat Dinilai Bikin Orderan Sepi dan Pendapatan Seret