Naker.news - Aksi demonstrasi pengemudi ojek online belakangan ini ramai banget, bikin Grab disorot habis-habisan. Kata kuncinya: Grab Disorot dan Aksi Ojol.
Bahkan, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Imannuel Ebeneizer atau biasa dipanggil Noel, langsung turun tangan. Noel memastikan, pemerintah bakal bikin aturan baru driver online yang lebih berpihak ke para ojol.
Masalah ini muncul setelah para driver Grab di berbagai kota, kayak Semarang, Cirebon, sampai Mataram, ramai-ramai demo. Mereka protes keras soal program "Grab Hemat" yang katanya malah bikin pendapatan mereka anjlok. Wah, gak heran sih kalau akhirnya Grab Disorot banyak pihak.
Paket Hemat Bikin Ojol Menjerit
Program "Grab Hemat" awalnya dibuat buat kasih tarif lebih murah ke penumpang. Tapi, efeknya malah bikin penghasilan driver jadi lebih kecil. Driver merasa dirugikan karena tetap kerja keras, tapi bayaran makin tipis. Wajar aja kalau akhirnya muncul Aksi Ojol di berbagai kota.
Di Mataram bahkan lebih heboh lagi. Para driver Grab sampai nyegel Kantor Grab, loh! Mereka kasih ultimatum: kalau tuntutan mereka gak dipenuhi, lebih baik Grab angkat kaki dari Lombok. "Kita masih punya aplikasi lain," kata salah satu koordinator aksi, Rudy Santono.
Kemenaker Turun Tangan, Siapkan Aturan Baru
Melihat ribut-ribut ini, Wamenaker Noel langsung angkat suara. Ia bilang, negara gak boleh tinggal diam. "Kami di Kemenaker bakal buat aturan baru driver online supaya lebih sejahtera," kata Noel. Tujuannya jelas: biar hubungan antara aplikator dan driver bener-bener adil, gak timpang sebelah.
Noel juga mendukung aksi para ojol, tapi dia minta demo tetap dijaga supaya damai dan elegan. "Silakan berjuang, tapi jangan pakai kekerasan," tegasnya. Pemerintah berjanji bakal buka komunikasi langsung dengan pihak Grab untuk cari solusi.
Ojol Minta Keadilan, Bukan Cuma Janji Manis
Para pengemudi online cuma minta satu: dihargai. Mereka udah kerja keras panas-panasan, hujan-hujanan, masa sih malah dirugikan sama program baru? Mereka berharap, **aturan baru driver online** ini nantinya gak cuma janji manis, tapi benar-benar berpihak pada nasib ojol.
Aksi ini juga jadi pengingat penting buat aplikator: jangan cuma pikir keuntungan perusahaan, tapi pikirin juga kesejahteraan mitra driver. Karena tanpa driver, layanan mereka gak akan jalan.(*)