Minggu, 19 April 2026

HIPKI–STIAMI Gelar Halal Bihalal, Pengusaha Kursus Didorong Adaptasi di Era Digital

Photo Author
Asep Rinda, Naker.news
- Selasa, 31 Maret 2026 | 11:53 WIB
Halal Bihalal HIPKI bersama STIAMI (HIPKI)
Halal Bihalal HIPKI bersama STIAMI (HIPKI)

Naker.News Bekasi — Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (DPP HIPKI) bekerja sama dengan Institut STIAMI menggelar kegiatan Halal Bihalal Entrepreneur Kursus di Aula Kampus STIAMI 2, Bekasi Timur, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini mengangkat tema adaptasi dan inovasi bisnis kursus di era digital.

Acara ini diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari pengusaha kursus (LKP), akademisi, dan praktisi. Selain menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, kegiatan ini juga menjadi forum diskusi untuk memperkuat daya saing pelaku usaha kursus di tengah perkembangan teknologi yang pesat.

Ketua Umum DPP HIPKI, Asep Syaripudin, mengatakan pelaku usaha kursus harus mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di era digital.

“Adaptasi dan inovasi menjadi kunci agar pengusaha kursus bisa bertahan dan berkembang di tengah persaingan yang semakin ketat,” ujarnya.

Sejumlah narasumber hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Direktur Kursus Kemendikdasmen Yaya Sutarya serta jajaran pimpinan STIAMI dan pengurus HIPKI. Mereka membahas berbagai strategi, mulai dari digital marketing, pemanfaatan teknologi, hingga kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri.

Selain diskusi, kegiatan juga diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pengusaha kursus dengan STIAMI dan mitra aplikasi digital. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang pengembangan usaha sekaligus akses pendidikan lanjutan melalui program Recognition of Prior Learning (RPL).

HIPKI juga mengajak seluruh Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di bawah naungannya untuk ikut serta dalam kegiatan ini. DPP HIPKI mendorong para pengusaha kursus untuk dapat hadir langsung pada acara yang digelar Rabu, 1 April 2026 tersebut.

Sementara bagi anggota yang berada di luar daerah, HIPKI menyediakan fasilitas Zoom Meeting agar seluruh anggota di berbagai wilayah Indonesia tetap dapat mengikuti rangkaian acara Halal Bihalal dan diskusi panel secara daring.

HIPKI menilai digitalisasi membuka peluang besar bagi pelaku usaha kursus, seperti memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan efisiensi. Namun, tantangan seperti keterbatasan keterampilan digital, keamanan siber, dan perubahan teknologi yang cepat juga perlu diantisipasi.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara pengusaha kursus, perguruan tinggi, dan dunia industri dalam membangun ekosistem pendidikan nonformal yang lebih adaptif dan berkelanjutan.(*)

Editor: Asep Rinda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X