NAKER.NEWS - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai penduduk berumur 15 tahun ke atas menurut kelompok umur dan jenis kegiatan selama seminggu terakhir pada laki-laki, Agustus 2024.
Data ini memberikan gambaran tentang tingkat partisipasi angkatan kerja, tingkat pengangguran terbuka, serta proporsi penduduk yang bekerja di berbagai kelompok umur.
Dalam laporan tersebut, terlihat bahwa kelompok usia 25–29 tahun dan 30–34 tahun mendominasi kontribusi terhadap dunia kerja. Tercatat, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) pada kelompok usia 25–29 tahun mencapai 94,99 persen, dengan 92,75 persen di antaranya sudah bekerja dan hanya 7,25 persen yang masih menganggur.
Angka ini menunjukkan dominasi usia produktif muda dalam menyokong kegiatan ekonomi nasional.
Baca Juga: Fenomena Kenaikan Harga Emas, Ekonom Sumsel Sebut Faktor ini Jadi Pemicunya
Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) tertinggi justru terjadi pada kelompok usia 15–19 tahun, yakni sebesar 23,26 persen.
Hal ini seiring dengan tingginya jumlah remaja yang masih menempuh pendidikan di usia tersebut, di mana sekitar 3,78 juta orang dari kelompok usia ini tercatat masih sekolah.
Kelompok usia lanjut seperti 60 tahun ke atas masih menunjukkan partisipasi dalam dunia kerja, dengan sekitar 10,78 juta orang bekerja, meskipun tingkat partisipasinya menurun menjadi 69,94 persen.
Baca Juga: Nikah dengan Bule, Gadis Asal Sumsel Dapat Mahar Rp3 Miliar Termasuk Saham dan Rumah
Dari kelompok ini, terdapat 4,7 juta laki-laki yang tidak lagi aktif bekerja, baik karena pensiun, mengurus rumah tangga, atau alasan lainnya.
Kapabilitas angkatan kerja laki-laki juga tercermin dari rendahnya tingkat pengangguran pada usia matang, seperti kelompok 40–49 tahun, yang mencatat TPT di bawah 2 persen, serta TPAK di atas 97 persen.