Minggu, 19 April 2026

Harvard vs Trump: Kampus Elite Amerika Tantang Ancaman Pemotongan Dana Rp36 Triliun

Photo Author
Wisnu Kuncoro, Naker.news
- Sabtu, 19 April 2025 | 14:10 WIB
Harvard vs Trump, Kampus Elite Amerika Tantang Ancaman Pemotongan Dana Rp36 Triliun (foto: .livemint.com)
Harvard vs Trump, Kampus Elite Amerika Tantang Ancaman Pemotongan Dana Rp36 Triliun (foto: .livemint.com)

Naker.news - Universitas Harvard tengah menghadapi tekanan besar dari pemerintahan Presiden Donald Trump setelah menolak permintaan untuk menghapus program keragaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI).

Akibatnya, pemerintah AS membekukan dana federal sebesar $2,3 miliar atau sekitar Rp36 triliun yang seharusnya dialokasikan untuk Harvard. ​

Apa Sebenarnya Permintaan Trump?

Pemerintahan Trump mengajukan beberapa tuntutan kepada Harvard, termasuk:​ Menghapus program DEI yang dianggap mempromosikan ideologi tertentu.​ Melarang penggunaan masker dalam demonstrasi kampus.​ Melakukan audit terhadap keberagaman pandangan di antara mahasiswa dan staf.​ Menyaring mahasiswa internasional berdasarkan nilai-nilai yang dianggap "Amerika".​

Harvard menolak tuntutan tersebut dengan alasan bahwa permintaan tersebut melanggar kebebasan akademik dan hak-hak sipil yang dijamin oleh Konstitusi AS. ​

Dampak Pembekuan Dana

Pembekuan dana ini berdampak signifikan pada berbagai proyek penelitian di Harvard. Beberapa peneliti melaporkan bahwa mereka mungkin terpaksa menghentikan penelitian dan bahkan melakukan eutanasia terhadap hewan percobaan karena kekurangan dana. ​People.com

Dukungan dan Kritik

Keputusan Harvard untuk menolak tuntutan pemerintahan Trump mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk mantan Presiden Barack Obama dan Gubernur Massachusetts Maura Healey. Mereka menilai tindakan pemerintah sebagai upaya untuk mengintervensi kebebasan akademik. ​

Namun, beberapa pihak mendukung langkah Trump, menganggap bahwa program DEI di universitas-universitas elit telah melampaui batas dan perlu diawasi.​

Konflik antara Harvard dan pemerintahan Trump mencerminkan ketegangan yang lebih luas antara kebijakan pemerintah dan kebebasan akademik di Amerika Serikat. Bagaimana hasil dari pertarungan ini akan mempengaruhi lanskap pendidikan tinggi di AS masih harus ditunggu.​

Editor: Wisnu Kuncoro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X