Minggu, 19 April 2026

Trump Tiba-Tiba Mau Turunin Tarif Impor Cina? TikTok dan Perang Dagang Jadi Taruhannya!

Photo Author
Wisnu Kuncoro, Naker.news
- Minggu, 20 April 2025 | 12:10 WIB
Kondisi Aplikasi TikTok di Amerika (foto: Stanislav Kogiku/ZUMAPRESS/Newscom)
Kondisi Aplikasi TikTok di Amerika (foto: Stanislav Kogiku/ZUMAPRESS/Newscom)

Naker.news - Presiden AS Donald Trump mulai melunak soal tarif impor Cina. Dalam pernyataan terbarunya di Gedung Putih, Trump bilang dirinya "mungkin gak mau" terus naikkan tarif karena khawatir bikin orang enggan untuk belanja. Padahal sebelumnya, dia cukup agresif menarget Cina dengan tarif tinggi.

Sinyal ini muncul setelah reaksi keras pasar terhadap kebijakan sebelumnya. Awal April, Trump sempat umumkan tarif impor minimum 10% untuk semua negara dan 20% untuk produk Cina. Tapi sekarang, dia mulai pikir ulang — bisa jadi karena dampaknya ke ekonomi lokal juga.

TikTok Tertunda, Menunggu Perdagangan Stabil

Di saat pembicaraan perdagangan dengan Cina masih belum jelas, Trump juga menyentil soal kesepakatan TikTok. Menurutnya, kesepakatan spin-off TikTok di AS masih tertunda karena semuanya tergantung pada kondisi hubungan dagang dengan Cina.

Baca juga: Trump Vs The Fed, Drama Suku Bunga yang Bikin Pasar Deg-degan!​ - Naker.news

Trump menyatakan sudah ada “kesepakatan” terkait TikTok, tapi masih belum jalan karena ia ingin melihat situasi dengan Cina membaik terlebih dahulu. Ini menunjukkan kalau isu teknologi dan perdagangan sekarang saling berkaitan erat banget.

Cina Sudah Kontak, Tapi Belum Ada Titik Temu

Trump mengakui kalau pihak Cina sudah melakukan komunikasi sejak tarif dikenakan. Tapi, belum ada pembicaraan tingkat tinggi yang benar-benar membuahkan hasil nyata. Bahkan, Trump enggan menyebut apakah dia sudah bicara langsung dengan Presiden Xi Jinping.

Baca juga: Harvard vs Trump: Kampus Elite Amerika Tantang Ancaman Pemotongan Dana Rp36 Triliun - Naker.news

Sampai saat ini, Cina masih membalas tarif yang diberlakukan AS. Kondisi ini bikin perang dagang tetap panas, meski mulai ada harapan akan pendinginan situasi kalau Trump benar-benar serius menurunkan tarif impor Cina.(*)



 

 

Editor: Wisnu Kuncoro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X