Naker.news - Presiden AS Donald Trump mulai melunak soal tarif impor Cina. Dalam pernyataan terbarunya di Gedung Putih, Trump bilang dirinya "mungkin gak mau" terus naikkan tarif karena khawatir bikin orang enggan untuk belanja. Padahal sebelumnya, dia cukup agresif menarget Cina dengan tarif tinggi.
Sinyal ini muncul setelah reaksi keras pasar terhadap kebijakan sebelumnya. Awal April, Trump sempat umumkan tarif impor minimum 10% untuk semua negara dan 20% untuk produk Cina. Tapi sekarang, dia mulai pikir ulang — bisa jadi karena dampaknya ke ekonomi lokal juga.
TikTok Tertunda, Menunggu Perdagangan Stabil
Di saat pembicaraan perdagangan dengan Cina masih belum jelas, Trump juga menyentil soal kesepakatan TikTok. Menurutnya, kesepakatan spin-off TikTok di AS masih tertunda karena semuanya tergantung pada kondisi hubungan dagang dengan Cina.
Baca juga: Trump Vs The Fed, Drama Suku Bunga yang Bikin Pasar Deg-degan! - Naker.news
Trump menyatakan sudah ada “kesepakatan” terkait TikTok, tapi masih belum jalan karena ia ingin melihat situasi dengan Cina membaik terlebih dahulu. Ini menunjukkan kalau isu teknologi dan perdagangan sekarang saling berkaitan erat banget.
Cina Sudah Kontak, Tapi Belum Ada Titik Temu
Trump mengakui kalau pihak Cina sudah melakukan komunikasi sejak tarif dikenakan. Tapi, belum ada pembicaraan tingkat tinggi yang benar-benar membuahkan hasil nyata. Bahkan, Trump enggan menyebut apakah dia sudah bicara langsung dengan Presiden Xi Jinping.
Baca juga: Harvard vs Trump: Kampus Elite Amerika Tantang Ancaman Pemotongan Dana Rp36 Triliun - Naker.news
Sampai saat ini, Cina masih membalas tarif yang diberlakukan AS. Kondisi ini bikin perang dagang tetap panas, meski mulai ada harapan akan pendinginan situasi kalau Trump benar-benar serius menurunkan tarif impor Cina.(*)
Artikel Terkait
Ngeri! 1,2 Juta Pekerja RI Terancam PHK Gara-Gara Tarif Trump, Industri Tekstil & Sepatu Paling Parah!
Emas Fisik vs Emas Digital, Mana yang Cocok Buat Kamu?
Harvard vs Trump: Kampus Elite Amerika Tantang Ancaman Pemotongan Dana Rp36 Triliun
Trump Vs The Fed, Drama Suku Bunga yang Bikin Pasar Deg-degan!
Trump Kenakan Tarif Impor 32% ke Indonesia, CORE Ungkap Alasan di Balik Kebijakan Ini
Ancaman Tarif 32 Persen dari Trump, Indonesia ‘Serahkan Diri’ dengan Belanja Gila-Gilaan
Nissan Ketar-Ketir Gara-Gara Tarif Impor AS, Produksi Rogue Dipangkas, Ribuan Karyawan Kena Imbas
1.500 Anak Muda Indonesia Dikirim Magang ke Luar Negeri, Menaker, Kalian Duta Bangsa!
MUF Tetap Ngebut! Pembiayaan Tembus Rp5,7 Triliun Meski Industri Otomotif Lagi Lesu
DMAS Bukukan Rp466 Miliar di Kuartal I 2025, Penjualan Lahan Data Center Jadi Andalan StockWatch