Naker.news - Tambang PT Abadi Ogan Cemerlang (AOC) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, menjadi penyelamat warga dari pengangguran. Dari total 637 pekerja, sekitar 400 orang atau hampir 60 persen merupakan warga lokal OKU. Kehadiran tambang ini memberikan lapangan kerja yang stabil bagi masyarakat, meski di sisi lain kerap mendapat sorotan dan demo dari LSM.
Imansyah, salah satu warga OKU yang kini bekerja sebagai satpam AOC, mengaku kehidupannya jauh lebih baik setelah bergabung dengan perusahaan tambang tersebut. "Alhamdulillah, sejak bekerja di sini perekonomian keluarga saya meningkat. Gaji sesuai UMR Palembang dan ada kepastian pendapatan setiap bulan," ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (13/8).
Baca juga: Pasar Dibanjiri Produk Murah China Akibat Perang Dagang Global
Pekerja Lokal Jadi Prioritas
Site Manager AOC, Muhammad, menyebut mayoritas pekerja tambang adalah warga lokal. Perusahaan bahkan merekrut 12 warga OKU untuk membantu kegiatan pencucian truk, selain tenaga kerja tetap yang ada. "Kalau dilihat komposisi pekerja kami, lebih banyak persentase warga lokal, yaitu hampir 60 persen," ujarnya.
Selain itu, gaji yang diterima karyawan sesuai dengan Upah Minimum Regional (UMR) Kota Palembang sebesar Rp3.916.635. Nominal itu belum termasuk tunjangan jabatan dan fasilitas jaminan sosial, seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Baca juga: 52 Persen Warga Nilai Masalah Ekonomi Jadi Prioritas Utama di 2025
Dampak Ekonomi di Sekitar Tambang
Kehadiran tambang AOC tidak hanya memberi manfaat bagi karyawan, tetapi juga masyarakat sekitar. Beberapa rumah warga dikontrak untuk pekerja, dan warung makan di sekitar tambang ikut merasakan peningkatan omzet. Dengan begitu, dampak ekonomi terasa lebih luas ke lingkungan sekitar.
Imansyah yang menjabat sebagai Komandan Regu (Danru) bahkan membawahi 12 pekerja lokal lainnya di area tambang. Ia menilai kontribusi AOC dalam membuka lapangan kerja turut menekan angka pengangguran di wilayah OKU.
Baca juga: Strategi Pengentasan Kemiskinan Lewat Investasi, Bukan Sekadar Bansos
Harapan Perusahaan ke Depan
Pihak AOC menyatakan berkomitmen untuk terus memperluas penyerapan tenaga kerja lokal. "Tentu kami berharap, ke depan bisa lebih banyak lagi merekrut warga lokal seiring dengan berjalannya operasional tambang AOC," kata Muhammad.
Meski aktivitas pertambangan kerap mendapat kritik dari sejumlah LSM, perusahaan menegaskan tetap akan memprioritaskan warga OKU sebagai tenaga kerja utama. Langkah ini diharapkan bisa menjaga keseimbangan antara operasional bisnis dan manfaat sosial di wilayah tersebut.
BPS Ikut Memverifikasi
Kepala BPS Kabupaten OKU, Anugrahani Prasetyowati, turut mengunjungi lokasi tambang AOC bulan ini dalam rangka sensus ekonomi 2026. Ia menegaskan bahwa penyerapan tenaga kerja lokal di sektor tambang sangat signifikan. "Kedatangan kami juga untuk memverifikasi jumlah tenaga lokal berdasarkan KTP milik pekerja," ujarnya.
Dengan kontribusi nyata dalam penyerapan tenaga kerja lokal, tambang AOC dinilai mampu membantu roda ekonomi daerah, sekaligus menjadi salah satu solusi dalam mengurangi pengangguran di OKU, Sumatera Selatan. (*)
Artikel Terkait
Gaji Kamu Sesuai Standar? Cek Dulu UMR dan UMK di Kotamu!
Biar Nggak Ketipu Bos, Ini Hak Pekerja yang Wajib Kamu Tahu
Ini Bedanya Pekerja yang Cerdas dan yang Jadi Korban Sistem!
Rahasia Kerja di Korea Selatan Lewat Jalur Resmi, Gaji Jutaan!
Panduan Kerja di Luar Negeri untuk Lulusan SMA, Dijamin Aman!
Bos Pilih WFO, WFH, atau WFA? Ini Alasannya yang Perlu Kamu Tahu!
Sri Mulyani: Kenaikan Gaji PNS Ditunda, APBN Dipakai untuk MBG dan Sekolah Rakyat
BRI Hadir di Taipei: Solusi Cepat untuk Kirim Uang ke Keluarga di Tanah Air
Resmi! KBRI Singapura Buka Lowongan untuk WNI, Gaji Menarik dan Kontrak 2 Tahun
Resmi! PT KAI Buka 7 Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 hingga S1, Cek Syaratnya!