Minggu, 19 April 2026

Telkom Catat Pendapatan Rp150 Triliun! Transformasi Digital & 5 Bold Moves Jadi Kunci Sukses

Photo Author
Wisnu Kuncoro, Naker.news
- Minggu, 20 April 2025 | 08:05 WIB
Telkom Indonesia (foto: detik.com)
Telkom Indonesia (foto: detik.com)

Naker.news - Telkom Indonesia 2024 berhasil menutup tahun dengan catatan manis. Di tengah tekanan ekonomi global dan persaingan ketat industri telekomunikasi, perusahaan pelat merah ini tetap mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp150 triliun, naik tipis 0,5% dari tahun sebelumnya.

Hal ini menunjukkan bahwa strategi transformasi digital dan inisiatif 5 Bold Moves Telkom mulai menunjukkan hasil nyata.

Tak cuma soal pendapatan, Telkom juga mencetak laba bersih Rp23,6 triliun dengan margin 15,8%. Walau sempat terdampak program pensiun dini, margin EBITDA tetap terjaga di angka 50%. Ini jadi sinyal kuat bahwa perusahaan mampu beradaptasi dan tetap tumbuh di tengah perubahan.

Bisnis Digital Jadi Mesin Pertumbuhan 

Salah satu pendorong utama pertumbuhan Telkom di 2024 adalah segmen Data, Internet & IT Services yang naik 3,5% YoY menjadi Rp90,5 triliun.

Meningkatnya kebutuhan layanan digital dan konten, plus trafik data yang makin menggila, bikin segmen ini makin cuan. Gak heran sih, masyarakat sekarang emang makin digital kan?

Baca juga: MUF Tetap Ngebut! Pembiayaan Tembus Rp5,7 Triliun Meski Industri Otomotif Lagi Lesu - Naker.news

Segmen konsumer juga ikut ngebut. Telkomsel mencatat pendapatan Rp113,3 triliun, naik 10,7% dari tahun lalu. Didukung oleh pertumbuhan pelanggan seluler dan fixed broadband, serta bundling layanan melalui integrasi Fixed-Mobile Convergence (FMC), Telkom sukses menembus pasar lebih luas dengan layanan yang lebih simpel dan terintegrasi.

Anak Usaha & Infrastruktur Tambah Kuat

Mitratel, anak perusahaan Telkom (foto: Shutterstock)

Telkom makin serius bangun infrastruktur digital. Lewat anak usahanya Mitratel, perusahaan memperkuat bisnis menara dengan kepemilikan total 39.404 unit. Mitratel juga ekspansi besar-besaran ke jaringan fiber optik dan fokus ke luar Jawa buat pemerataan digital.

Sementara itu, segmen Data Center dan Cloud juga berkembang pesat. Telkom mengelola 35 data center dengan kapasitas 38 MW, bahkan sedang membangun Hyperscale Data Center di Batam dan Cikarang.

Baca juga: Arab Saudi Tawarkan Investasi Tambang Rp 42.000 Triliun, Indonesia Jadi Target Utama - Naker.news

Ini bukti kalau Telkom gak cuma siap untuk sekarang, tapi juga masa depan—termasuk tren AI dan kebutuhan energi ramah lingkungan.

Komitmen ESG Lewat GoZero%

Telkom juga mulai serius soal sustainability. Lewat inisiatif GoZero%, mereka berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon, mengelola limbah elektronik, serta meningkatkan inklusi sosial. Targetnya? Turunkan jejak karbon 20% sebelum 2030 dan ciptakan ekosistem bisnis yang lebih adil dan ramah lingkungan.

Dengan langkah-langkah ini, Telkom gak cuma jadi perusahaan teknologi, tapi juga agen perubahan. Dari strategi bisnis hingga dampak sosial, semuanya diarahkan untuk jadi lebih baik dan relevan bagi generasi digital masa kini dan masa depan.(*)

Halaman:

Editor: Wisnu Kuncoro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X