Naker.news - Kabar baik buat kamu yang peduli lingkungan dan dompet! PLN baru saja meresmikan Stasiun Pengisian Hidrogen (Hydrogen Refueling Station/HRS) pertama di Indonesia, tepatnya di Senayan, Jakarta.
Menurut Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, biaya operasional kendaraan hidrogen hanya sekitar Rp 276 per kilometer.
Bandingkan dengan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) yang mencapai Rp 1.300 per km, dan kendaraan listrik yang berkisar antara Rp 350 hingga Rp 555 per km.
Biaya murah ini karena hidrogen yang digunakan berasal dari kelebihan produksi (excess supply) pembangkit listrik PLN, seperti PLTP dan PLTGU.
Dengan memanfaatkan hidrogen yang sebelumnya hanya digunakan sebagai pendingin, PLN berhasil menekan biaya produksi tanpa perlu investasi tambahan.
Ramah Lingkungan dan Hemat BBM
Selain hemat biaya, kendaraan hidrogen juga ramah lingkungan. Hidrogen yang digunakan adalah "green hydrogen" yang dihasilkan dari energi terbarukan, sehingga tidak menghasilkan emisi karbo.
PLN menyebutkan bahwa penggunaan 128 ton hidrogen per tahun dapat mengurangi konsumsi BBM hingga 1,59 juta liter dan emisi CO₂ sebesar 4,15 juta kilogram.
Baca juga: Komunitas Otomotif Bisa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Kreatif RI, Ini Ajakannya Bamsoet! - Naker.news
Dengan potensi ini, kendaraan hidrogen bisa menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan pada BBM impor dan mendukung transisi energi bersih di Indonesi. PLN berharap inovasi ini dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan ekosistem energi hijau di tanah ai.
Infrastruktur Hidrogen Mulai Dibangun
Langkah awal pengembangan kendaraan hidrogen di Indonesia ditandai dengan peresmian HRS di Senayan.
Stasiun ini dilengkapi dengan fasilitas pengisian hidrogen dan pusat edukasi mengenai teknologi hidrogen.
PLN juga berencana memanfaatkan hidrogen untuk berbagai sektor, termasuk industri pupuk, bahan kimia, dan pembangkit listrik.
Artikel Terkait
Ngeri! 1,2 Juta Pekerja RI Terancam PHK Gara-Gara Tarif Trump, Industri Tekstil & Sepatu Paling Parah!
Emas Fisik vs Emas Digital, Mana yang Cocok Buat Kamu?
Harvard vs Trump: Kampus Elite Amerika Tantang Ancaman Pemotongan Dana Rp36 Triliun
Trump Vs The Fed, Drama Suku Bunga yang Bikin Pasar Deg-degan!
Trump Kenakan Tarif Impor 32% ke Indonesia, CORE Ungkap Alasan di Balik Kebijakan Ini
Ancaman Tarif 32 Persen dari Trump, Indonesia ‘Serahkan Diri’ dengan Belanja Gila-Gilaan
Nissan Ketar-Ketir Gara-Gara Tarif Impor AS, Produksi Rogue Dipangkas, Ribuan Karyawan Kena Imbas
1.500 Anak Muda Indonesia Dikirim Magang ke Luar Negeri, Menaker, Kalian Duta Bangsa!
MUF Tetap Ngebut! Pembiayaan Tembus Rp5,7 Triliun Meski Industri Otomotif Lagi Lesu
DMAS Bukukan Rp466 Miliar di Kuartal I 2025, Penjualan Lahan Data Center Jadi Andalan StockWatch