Minggu, 19 April 2026

Xi Jinping Serukan Persatuan Asia Lawan Dominasi AS, ASEAN Diajak Kompak!

Photo Author
Wisnu Kuncoro, Naker.news
- Minggu, 20 April 2025 | 08:22 WIB
Xi Jinping kunjungan Negara ASEAN (foto: Vincent Thian / POOL / AFP)
Xi Jinping kunjungan Negara ASEAN (foto: Vincent Thian / POOL / AFP)

Naker.news - Presiden China Xi Jinping kembali bikin gebrakan. Dalam kunjungan diplomatiknya ke Asia Tenggara, Xi menyerukan persatuan Asia untuk melawan tekanan Amerika Serikat. Ini jadi momen penting di tengah memanasnya tensi dagang antara dua negara adidaya dunia, China dan AS.

Gak cuma itu, Xi Jinping juga menegaskan pentingnya solidaritas kawasan Asia dalam menghadapi politik blok dan dominasi negara besar. Seruan ini disampaikan langsung di Malaysia dan Kamboja, dua negara kunci yang sedang jadi rebutan pengaruh antara Beijing dan Washington.

Xi dan ASEAN: Ajak Kerja Sama, Tolak Hegemoni

Dalam pidatonya di Malaysia, Xi Jinping mengusung konsep “keluarga Asia.” Ia bilang bahwa negara-negara di kawasan harus berdiri bersama melawan konfrontasi geopolitik dan pengaruh luar, alias menyindir Amerika Serikat.

Baca juga: Ngeri! 1,2 Juta Pekerja RI Terancam PHK Gara-Gara Tarif Trump, Industri Tekstil & Sepatu Paling Parah! - Naker.news

Xi juga menandatangani sejumlah kesepakatan dengan Malaysia, termasuk kerja sama industri, data, hingga pengembangan talenta. Semua ini jadi bukti bahwa China ingin memperkuat posisi di kawasan melalui kerja sama regional ketimbang tekanan seperti yang dilakukan AS.

Sindiran Halus untuk AS, Tapi Tegas

Potret Xi Jinping Kunjungi Tetangga RI Vietnam (foto: REUTER/Athit P)

Sebelum ke Malaysia, Xi sempat nulis artikel di media Kamboja yang isinya cukup blak-blakan. Ia menyebut negara Asia harus menolak “hegemonisme” dan “politik kekuasaan” dari pihak luar. Ya, siapa lagi kalau bukan Amerika yang disindir?

Apalagi saat ini AS di bawah Donald Trump kembali gencar mengenakan tarif impor tinggi buat barang-barang China, bahkan sampai 145%! Sebagai balasan, China pun pasang tarif balasan. Tapi Xi tidak mau ASEAN ikut-ikutan, karena menurutnya, itu bisa merusak stabilitas kawasan.

Xi Dapat Dukungan, Tapi ASEAN Masih Hati-Hati

Kunjungan Xi ini dimulai dari Vietnam, lalu lanjut ke Malaysia dan Kamboja. Di tiap negara, Xi disambut hangat dan bahkan berhasil teken puluhan kerja sama baru. Misalnya, Vietnam dan China sepakat menolak unilateralisme, dan Malaysia dukung posisi China soal Taiwan.

Baca juga: Ngeri! 1,2 Juta Pekerja RI Terancam PHK Gara-Gara Tarif Trump, Industri Tekstil & Sepatu Paling Parah! - Naker.news

Meski begitu, negara-negara ASEAN masih berhati-hati. Sebagian besar tetap berusaha netral, gak mau terlalu condong ke salah satu kubu. Apalagi mereka harus menjaga hubungan dagang yang kuat dengan kedua belah pihak, baik China maupun AS.

 

 

 

Halaman:

Editor: Wisnu Kuncoro

Sumber: Xi Jinping, persatuan Asia, ASEAN dan China, konflik dagang China-AS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X