Naker.news - Kasus ijazah ditahan perusahaan UD Sentoso Seal di Surabaya bikin heboh. Gara-gara dugaan penahanan ijazah ini, pejabat dari Wakil Wali Kota Armuji sampai Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer turun langsung, tapi tetap gagal mengambil kembali ijazah yang ditahan.
Kasus ini langsung jadi sorotan karena ijazah adalah dokumen penting yang tidak boleh seenaknya ditahan.
Ijazah ditahan perusahaan bukan hal sepele. Wakil Wali Kota Armuji sampai dilaporkan ke polisi karena videonya saat sidak diunggah ke YouTube, walaupun laporan itu akhirnya dicabut.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pun akhirnya turun tangan dengan solusi baru: menerbitkan ulang ijazah bagi para korban penahanan!
Solusi Khofifah, Ijazah Bisa Diterbitkan Ulang
Gubernur Khofifah dengan tegas menyatakan bahwa Pemprov Jatim siap bantu penerbitan ulang ijazah buat mantan pekerja yang ijazahnya ditahan. Ini khusus buat lulusan SMA/SMK, yang jadi kewenangan Pemprov. Tapi, syaratnya, data sekolah harus lengkap dan terdaftar di Dapodik (Data Pokok Pendidikan).
Dari data yang ada, baru 11 dari 31 pekerja yang lengkap dokumennya. Makanya, Khofifah mengimbau para pekerja segera melengkapi data di Posko Pengaduan Pemkot Surabaya supaya proses bisa cepat jalan.
Baca juga: 4 Uang Rupiah Ini Resmi Ditarik dari Peredaran 2025, Buruan Tukar Sebelum Hangus! - Naker.news
Ini bentuk nyata kehadiran negara untuk melindungi hak warga, sambil tetap menghormati proses hukum yang berjalan.
Proses Hukum Tetap Berjalan, Pemkot Bertindak Tegas
Walau ijazah bisa diterbitkan ulang, proses hukum tetap jalan terus. Apalagi tindakan menahan ijazah ini melanggar Peraturan Daerah Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2016, yang ancamannya bisa pidana enam bulan atau denda Rp50 juta.
Sayangnya, di UU Ketenagakerjaan nasional, penahanan ijazah belum diatur jelas.
Baca juga: Tergiur Investasi Online, Karyawan Waralaba di Muba Gelapkan Rp32 Juta Uang Perusahaan - Naker.news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga sudah gerak cepat. Dia perintahkan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja untuk mendata semua perusahaan di Surabaya dalam dua minggu. Targetnya, cek izin usaha, lokasi operasional, dan status badan hukum supaya tidak ada lagi perusahaan nakal seperti UD Sentoso Seal.(*)
Artikel Terkait
Banyak Sarjana Nganggur! Gibran Bicara Bonus Demografi, Pengamat Kritik Keras Pemerintah
Geger! Gaji Dipotong Rp 10.000 Gara-gara Shalat Jumat, Ini Dugaan Pelanggaran Jan Hwa Diana di UD Sentosa Seal
Tergiur Investasi Online, Karyawan Waralaba di Muba Gelapkan Rp32 Juta Uang Perusahaan
5.800 Km Demi Cuan, Ojol Ini Raup Jutaan Rupiah dari Iklan Berjalan
Geger! 700 Dosen CPNS 2024 Pilih Mundur Massal, Tolak Gaji dan Tunjangan PNS Sampai Puluhan Juta demi Alasan Ini
4 Uang Rupiah Ini Resmi Ditarik dari Peredaran 2025, Buruan Tukar Sebelum Hangus!
Naik Lagi! Produk Indonesia Dihajar Tarif Impor AS Sampai 47%, Ini Dampaknya Buat Ekspor
Grab Disorot Gegara Aksi Ojol, Kemenaker Siap Bikin Aturan Baru untuk Driver Online!
China Geram! Peringatkan Negara Lain Jangan Korbankan Hubungan Demi Kesepakatan Dagang dengan AS
Spesial Hari Kartini! Perempuan Bisa Naik Transjakarta, MRT, dan LRT Gratis Seharian